Mata Uang Negara Venezuela

Venezuela adalah negara Amerika Selatan dengan ibu kota Caracas. Negara ini memiliki perkiraan populasi 31.568.179 jiwa dan menempati area seluas 716.445 km persegi. Pada 2018, PDB (PPP) Venezuela adalah $ 373,119 miliar sedangkan PDB per kapita (PPP) adalah $ 11.722. Sektor manufaktur dan perminyakan adalah sektor ekonomi terbesar di Venezuela. Sekitar 50% dari PDB negara tersebut berasal dari ekspor minyak bumi yang merupakan 95% dari total ekspor negara. Karena ketergantungannya yang besar pada minyak, ekonomi Venezuela mengalami kemunduran besar pada tahun 1980-an ketika terjadi jatuhnya harga minyak global. Tingkat inflasi di negara itu meroket selama tahun 1980-an dan 90-an. Saat ini, ekonomi Venezuela sedang menghadapi krisis besar dan diganggu dengan tingkat inflasi yang sangat tinggi, kemiskinan yang meluas, dan tingkat pengangguran. Karena krisis ekonomi, banyak orang yang pindah ke negara tetangga atau tempat lain untuk mencari kehidupan yang lebih baik.

Mata Uang Venezuela

Mata uang Venezuela yang digunakan saat ini disebut Bolivar fuerte yang menggunakan kode mata uang VEF. Mata uang ini diperkenalkan di negara itu pada 1 Januari 2008, karena inflasi. Ini menggantikan mata uang bolivar sebelumnya. Namun, tingkat inflasi tinggi yang berlaku di negara tersebut telah memaksa Bank Sentral Venezuela untuk memperkenalkan redenominasi mata uang lebih lanjut. Mata uang dengan denominasi baru ini akan diluncurkan pada 4 Juni 2018. Nantinya akan diberi nama bolivar soberano.

Bangkit dan Jatuhnya Bolivar

Nama bolivar dari mata uang Venezuela diambil dari nama Simon Bolivar, pahlawan terkenal gerakan kemerdekaan Amerika Latin. Undang-undang moneter tahun 1879 menyebabkan adopsi mata uang di Venezuela. Ini menggantikan venezolano, bekas mata uang berumur pendek. Konversi ditetapkan pada satu venezolano sama dengan 5 bolivares. Pada tahun 1934, 3,914 bolivares sama dengan 1 dolar AS. Untuk periode waktu yang signifikan, bolivar Venezuela tetap menjadi salah satu mata uang paling stabil di kawasan Amerika Latin. Namun, pasca-18 Februari 1983, mata uang kehilangan stabilitas dan menjadi sangat terdevaluasi, situasi yang terus mengganggu perekonomian negara hingga saat ini. Karenanya, tanggal ini dengan tepat dijuluki sebagai Black Friday oleh banyak orang di Venezuela.

Desain Koin dan Uang Kertas Venezuela

Seperti disebutkan sebelumnya, mata uang baru Venezuela, bolivar soberano akan segera dirilis. Koin-koin tersebut akan memiliki dua denominasi 1 bolivar dan 50 céntimos. Saat ini, koin Bolivar fuerte yang beredar berbentuk lingkaran. Sisi depan koin-koin ini menyebutkan denominasi. 8 bintang bendera Venezuela dan gelombang yang melambangkan pita-pita bendera juga ditampilkan di sisi ini. Lambang dan nama negara yang mencetak dapat dilihat di sisi sebaliknya. Koin dari semua pecahan memiliki desain serupa dengan pengecualian 1 koin bolivar yang menampilkan potret Simón Bolivar di sisi depan dan lambang, denominasi, dan tulisan di sisi lainnya.

Uang kertas Bolivar fuerte masing-masing memiliki sisi depan dan belakang yang berorientasi potret dan berorientasi lanskap. Uang kertas baru bolivar soberano juga akan menampilkan desain yang serupa.

 

Sumber : Worldatlas

Hits: 134