Mata Uang Negara Uni Emirat Arab

Mata uang Uni Emirat Arab adalah dirham Uni Emirat Arab

Mata uang resmi Uni Emirat Arab adalah dirham Uni Emirat Arab, juga dikenal sebagai dirham Emirat. Ini disingkat “AED” dan diwakili oleh simbol “Dhs” atau “DH”. AED telah digunakan sejak 1973, ketika menggantikan mata uang tradisional termasuk riyal Dubai dan Qatar. Dirham Uni Emirat Arab dibagi lagi menjadi 100 fils, juga merupakan sub-unit untuk mata uang lain termasuk dinar Kuwait, dinar Irak, dan riyal Yaman. Dirham tersedia dalam beberapa denominasi mulai dari 5 hingga 1.000, dengan 1 unit dirham hanya ada dalam bentuk koin. Dirham telah dipatok terhadap dolar AS sejak 1978 dengan nilai tukar 3,6725 AED per satu dolar.

Koin dan Uang Kertas

Koin dirham Uni Emirat Arab pertama kali diterbitkan pada tahun 1973 dalam denominasi mulai dari 1 hingga 50 fils dan 1 dirham. Koin-koin itu dibuat dari perunggu dan cupro-nikel. Koin-koin tersebut mengandung angka dan nilai yang ditulis dalam angka Arab Timur dan teks dalam bahasa Arab. Koin 1, 5, dan 10 fils tidak umum digunakan karena nilainya yang rendah. Uang kertas juga dikeluarkan pada tahun 1973 oleh Dewan Mata Uang UEA dalam denominasi mulai dari 1 hingga 100 dirham. Pada tahun 1976, uang kertas 1000 dirham diterbitkan diikuti dengan serangkaian uang kertas baru pada tahun 1982. Seri tahun 1982 menghilangkan uang kertas 1 dan 1000 dirham. Teks di salah satu sisi uang kertas ditulis dalam bahasa Arab, angka-angka ditulis dengan angka Arab Timur, sedangkan teks di sisi sebaliknya ditulis dalam bahasa Inggris, dengan angka-angka dalam bahasa Arab.

Daya Saing Dirham

Dirham UEA diperingkat oleh Institut Internasional untuk Pengembangan Manajemen (IMD) sebagai salah satu dari 25 mata uang stabil teratas di dunia. Ini peringkat di atas mata uang ekonomi utama, seperti Jerman, Italia, Prancis, dan beberapa ekonomi Asia yang kuat, seperti Jepang dan Singapura. IMD juga menempatkan mata uang tersebut sebagai mata uang paling kompetitif kelima dalam hal daya beli dan kemampuan beberapa sektor ekonomi untuk memperdagangkan barang dalam mata uang lain selain dolar AS. Daya saing AED terkait dengan stabilitas dolar dan dominasinya atas mata uang lainnya.

Peraturan Mata Uang

Pada 2017, Bank Sentral Uni Emirat Arab merilis serangkaian peraturan baru terkait penggunaan mata uang digital. Peraturan tersebut melarang penggunaan semua mata uang virtual dan transaksi mata uang virtual di negara tersebut. Langkah tersebut bertujuan untuk meningkatkan penggunaan mata uang resmi negara dan menutup kebocoran di sektor keuangan. Bank Sentral UEA bertanggung jawab atas regulasi sektor keuangan dan sirkulasi mata uang negara. Terlepas dari tingkat inflasi, investor masih menganggap mata uang UEA sebagai salah satu mata uang stabil dunia.

 

Sumber : Worldatlas

Hits: 744