Mata Uang Negara Liberia

Share

Liberia adalah sebuah bangsa di Afrika Barat yang merupakan wilayah perdagangan yang sibuk bagi pedagang Inggris, Portugis, dan Belanda pada abad ke-17. Pedagang Eropa bertukar komoditas dengan pedagang lokal sebagai bentuk pembayaran. Pada awal abad ke-19, budak Amerika dan Karibia dibebaskan mulai bermukim kembali di Liberia. Para mantan budak pindah ke Liberia karena ketidakadilan yang diderita di Amerika. Warga Amerika-Liberia yang baru menetap menyatakan Liberia sebagai negara merdeka pada bulan Juli 1847. Ini adalah negara Afrika pertama yang mencapai kemerdekaan. The American-Liberians juga menciptakan mata uang pertama Liberia, dolar Liberia, dan menghubungkannya dengan dolar AS.

Mata Uang Liberia Pertama

Dolar Liberia diperkenalkan sebagai mata uang pertama negara itu setelah kemerdekaannya pada tahun 1847. Hal ini sama-sama bernilai terhadap dolar AS pada saat itu. Dolar Liberia datang dalam bentuk koin tembaga senilai satu dan dua sen. Catatan bank pertama Liberia diterbitkan oleh Departemen Keuangan pada tahun 1857 dalam denominasi 1, 2, 3, 5, dan 10 dolar Liberia, serta catatan 10 dan 50 sen. Koin dalam denominasi 10, 25, dan 50 sen diperkenalkan pada tahun 1896.

Pound Afrika Barat Barat

Liberia meninggalkan mata uang dolar pada tahun 1907 dan mengadopsi pound Inggris Barat Afrika. Pada saat itu, pound Afrika Barat adalah mata uang yang beredar di sebagian besar negara-negara Afrika Barat, termasuk Nigeria, Gambia, dan Sierra Leone. Pound Afrika Barat Inggris dipatok ke pound sterling. Mata uang datang dalam bentuk koin aluminium dan koin berlapis nikel. Pada tahun 1918, uang kertas yang baru dibuat diterbitkan. Koin dan uang kertas diproduksi dan dikeluarkan oleh Dewan Mata Uang Afrika Barat.

Dolar Liberia Kedua

Pada 1935, Liberia berhenti menggunakan pound Inggris Barat Afrika demi dolar AS. Dua tahun kemudian, Departemen Keuangan Liberia merilis koin dolar Liberia baru yang digunakan bersamaan dengan dolar AS. Mata uang itu terus digunakan selama beberapa dekade. Setelah kudeta keras dan pembunuhan presiden pada tahun 1980, Liberia mengalami pergolakan politik dan perang sipil yang berlangsung hingga tahun 2003. Karena ketidakstabilan yang dialami dalam periode itu, ekonomi negara itu sangat menurun. Akibatnya, dolar Liberia terdepresiasi signifikan terhadap dolar AS. Pada tahun 2000, Bank Sentral Liberia yang baru didirikan mengeluarkan uang kertas baru yang masing-masing memiliki potret mantan presiden. Antara 2013 dan 2015, Liberia menderita lagi setelah virus Ebola yang ditakuti menyebar di negara itu menewaskan lebih dari 11.000 orang. Pecahnya penyakit ini menyeret ekonomi dan mata uang negara itu.

Mata Uang Liberia modern

Sebagai akibat dari penurunan besar-besaran dalam ekonomi Liberia yang dimulai pada tahun 1980, dolar Liberia kehilangan nilainya secara signifikan. Tingginya tingkat korupsi di negara ini juga menyebabkan hilangnya nilainya. Karena terus menurunnya nilai mata uang, sangat sedikit pedagang yang menerimanya sebagai alat tukar. Orang-orang di Liberia lebih suka menggunakan dolar AS dibandingkan dengan mata uang nasional mereka. Negara ini tidak memiliki sistem keuangan yang tepat untuk menukarkan mata uang asing. Pedagang menukarkan dolar Liberia untuk dolar AS di pasar gelap, yang mengarah ke penurunan lebih lanjut dalam nilai dolar Liberia.

 

Sumber

Hits: 879


Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *